Cerita menginspirasi terkadang membuat orang lain mendapatkan hidayah, dan kisah yang menginspirasi juga bisa menjadi media muhasabah diri sehingga lebih mengenal allah lebih jauh.

Kumpulan Kisah Islam Yang Menginspirasi

Ciri-ciri wanita pengikut dajjal di akhir zaman

1. Tabarujj dan suka pamer
Tabarujj adalah wanita yang suka memamerkan atau memperlihatkan perhiasan mereka.

2. Berpakaian tapi telanjang
Yaitu wanita yang berpakaian ketat, membentuk dan menonjolkan bentuk tubuh dan tidak menutup aurat dengan baik.

3. Kufur kepada suami
Yaitu masih sering mengumpat dan tidak bersyukur kepada suami atas apa yang telah di berikan.

4. Meninggalkan sholat
Yaitu wanita yang tidak melaksanakan sholat dan mengacuhkan seruan azdan.

5. Membaca al Qur’an hanya sampai kerongkongan maksudnya wanita yang rajin membaca al Qur’an, namun hanya sebatas membaca saja tidak meresapi ke dalam hati, sehingga menunjukkan wanita yang gemar membaca al Qur’an namun akhlak nya tidak terpuji, dan masih melakukan perbuatan yg tercela.

6. Mengabaikan fitnah dajjal
Yaitu wanita yg tidak takut dengan kedatangan dajjal dan tidak memohon perlindungan kepada allah dari fitnah dajjal.

7. Wanita yang murtad
Wanita yang memilih untuk keluar dari menganut agama islam.

8. Memfitnah dan suka berkata bohong
Yaitu wanita yang suka berbohong dan berbicara tidak sesuai fakta.

9.Suka mengadu domba
Yaitu wanita yang suka mengadu domba sehingga menimbulkan permusuhan, seperti suka menyampaikan kata² orang lain sehingga timbul perdebatan.

10. Merasa paling suci dan paling benar
Yaitu wanita yang merasa dirinya paling baik di antara wanita lainnya karna termasuk sifat sombong yang di benci oleh allah swt.

Semoga kita bukan salah satu di antara mereka dan senantiasa memohon perlindungan oleh Allah swt dari fitnah dajjal, seperti yang di sampaikan oleh Rasulullah saw ” Fitnah yang paling besar adalah wanita ( HR bhukhari dan muslim)

RAHASIA SURAH AL-FATIHAH

(1) – AL-FATIHAH Baca 14 kali sebelum tidur : Suami/istri dan anak-anak akan mengingati kita selalu

(2) – AL-FATIHAH Baca 41 kali tiup dalam air dan minum serta buat air mandian: Melepaskan rasa sakit pada bagian dalam tubuh

(3) – AL-FATIHAH Baca 7 kali dan usap di kepala setiap pagi dan sekali sebelum tidur. Kepada orang berpenyakit mental

(4) – AL-FATIHAH Baca 3 kali tiup dalam segelas air- minum dan baca sambil mengusap kawasan yang rasa sakit.

(5) – AL-FATIHAH Baca 7 kali dan sapu /usap ke atas kepala bayi yang suka menangis pada sore hari atau malan hari.

(6) – AL-FATIHAH Baca 3 atau 7 kali, gunakan ibu jari dan tekan di langit-langit, (Mulut) kemudian sapu kepada tempat yang sakit. Luka berdarah, sengat lebah, jari terkepit di pintu

Note : BACALAH DALAM KEADAAN KHUSYUK, TAWAKAL KEPADA ALLAH DAN NIATLAH DENGAN JUJUR, INSYA-ALLAH IANYA MERUPAKAN PENAWAR YANG TERBAIK KEPADA SEMUA

Kisah Hb umar bin hafidz dengan org yg pernah melukis wajah Nabi Muhammad SAW

Beberapa tahun lalu dunia islam digemparkan salah satu org dari negeri Denmark yang katanya dia berani melukis wajah nya Nabi Muhammad SAW dengan tujuan untuk merendahkan Ummat islam dan memprovokator Ummat islam supaya terpancing dengan apa yg telah dia perbuat yaitu melukis wajah Nabi Muhammad SAW.

Akhirnya betul banyak dari Ummat islam bahkan ulama-ulama’ islam pun terpancing oleh orang ini, banyak Ummat islam pada saat itu MENCELA, MELAKNAT, MENGHUJJAH, walhasil banyak diantara Ummat islam memberikan penilaian negativ terhadap orang tersebut.

Tak jauh dari kabar isu itu beliau Sayyidiil Hb umar bin Muhammad bin hafidz ada jadwal Dakwah ke negeri Denmark lalu salah satu stasiun TV Denmark mengundang Hb umar untuk diskusi Islam di chanel TV nya, Pertanyaan demi pertanyaan di berikan kpd Hb umar sampai akhirnya orang yg mewancarai memberikan pertanyaan soal orang yg melukis wajah Nabi Muhammad SAW(mungkin mereka akan mengira hb umar akan terpancing dari provokator itu semua tapi mereka malah salut dan tersenyum atas jawaban dari hb umar.
Ketika hb umar dikasih pertanyaan,

Bagaiamana pandangan anda kepada orang yg telah melukis wajah Nabimu?

Hb umar menjawab:
SAYA SEBAGAI UMMATNYA NABI MUHAMMAD SAW SEDIH MENDENGAR KABAR KETIKA ADA ORANG YG BERANI MENGGAMBARKAN WAJAH NABI KAMI, NABI YG KAMI YAKINI YG AKAN MENYLMATKAN KAMI KELAK DIHARI AKHIR, AKAN TETAPI ADA ORANG YG BERANI DAN LANCANG MELUKIS WAJAH NABI KAMI, JUJUR HATI KAMI SEDIH DENGAN PERBUATAN ORANG INI AKAN TETAPI INI SEMUA SALAH SAYA SEBAGAI ULAMA’ YG TIDAK MENGAJARKAN DIA DAN TIDAK MENGENALKAN NABI MUHAMMAD KEPADA DIA SEHINGGA DIA BERANI LANCANG BERBUAT SEPERTI ITU, SEANDAINYA SAYA MENGAJARKAN DAN MENGENALKAN NABI MUHAMMAD KEPADANYA, MUNGKIN DIA AKAN MENCINTAI NABI MUHAMMAD LEBIH DARI CINTA SAYA KEPADA NABI MUHAMMAD SAW.

Lalu tak lama kemudian beberapa orang Denmark datang ke tarim hadromaut yaman tujuan ingin bertemu sama hb umar dan mengucapkan syahadat di tangan hb umar, lalu sama hb umar diminta untuk memberi pesan-pesan ketika acara maulid mingguan malam jum’at di musollah ahlul kisa’ darul mustofha, di dalam ceramahnya orang ini memuju-muji hb umar sampai akhirnya dia mengatakan, Orang Denmark orangnya penurut sama seperti Indonesia, di indonesia hanya 9 Wali bisa merubah satu negara yg asalnya kafir menjadi muslim dan saya yakin Denmark akan bisa seperti indonesia jika ada orang seperti hb umar yg mau dakwah disana, jika indonesia 9 orang Wali bisa merubah islam, Denmark cukup 3 orang saja seperti hb umar saya yakin orang Denmark akan masuk islam.

Ambil faedah yg baik dari cerita mulia ini, saya yakin kalian semua akan faham dengan cerita ini jika memang betul faham ayo mari kita berubah dari semua perkataan kita, saya menulis cerita ini sama sekali tidak ada unsur untuk membela/berpihak si A atau si B melainkan supaya kita faham dan bisa menyikapi yg baik dalam suatu masalah, saya pun sakit hati dan sedih ketika mendengar ada seorang ulama’ islam menyifatkan Nabi besar Muhammad SAW kurang baik tapi bukan hak kita untuk saling menghujjah/melaknat🙏.
Mudah-mudahan bermanfaat kurang dan lebih nya saya minta maaf sebanyak-banyaknya🙏.

Terakhir saya tutup tulisan saya dengan pujian sya’ir yg di karang oleh ulama’ besar yaitu Al Hb Ali bin Muhammad Al Habsyi(Pengarang kitab maulid simtud duror)

حاولت أن أصف الحبيب ببعض ما * فهم الفؤاد من الثناالقرآني
فوجت قولي لايفيء بذرة * من عشر معشارالعطاالرباني

Aku berusaha mensifatkan kekasihku Rosulullah SAW, Aku berusaha mencritakan kekasihku Rosulullah SAW dengan terinspirasikan apa yg aku fahamin dari Ayat-Ayat Al Qur’an pujian Allah terhadap Nabi Muhammad SAW, Namun aku dapati pujianku tdk sebanding dgn satu persen atau setengah persen dari pujian yg Allah berikan kpd Rosulullah SAW.

By (Imam tantowi, tarim hadromaut yaman, 3 desember 2019)

CARA MINUM RASULULLAH CEGAH KEMAKSIATAN

إنَّك اذا ما اقبلتَ على شَربَةِ مَاء , فقَسِّمْهُ اَثلاَثًا
Sesungguhnya jika engkau saat akan meneguk air minum, maka bagilah dengan tiga kali tegukan.

‎إشْرَبْ أوّلَ جَُرعَةٍ وقُلْ بِسْمِ اللَّه، واشْرَبْهَا ! ثمَّ انْتَهِ مِنَ الجرعة و قُل الحَمدُ لِلّٰه
Minumlah pada tegukan pertama dan ucapkan Bismillah lalu minumlah!, kemudian setelah selesai ucapkanlah Alhamdulillah.

‎واقتَدِ الىَ الجُرعَة الثَّانِيَة وقل بسم الله، وانْتَهِ منها وقل الحمد لله
Lalu ikuti pada tegukan selanjutnya dan ucapkan Bismillah, dan bila telah selesai dari tegukan kedua ini ucapkan kembali Alhamdulillah.

‎ثم اخْتِمْ بالثّالثَة و قل بسم الله و اختِمهَا بقولِكَ الحمد لله
ًKemudian akhiri pada tegukan yang terakhir dan ucapkan Bismillah, lalu setelah kau minum ucapkan Alhamdulillah.

‎إِذَا أَخَذْتَ شَرْبَةَ مَاءٍ بهٰذِهِ الطَّرِيقَة الّتِي نُقِلَتْ عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليهِ وَ سلَّم.. طَالَمَا كَانَ فِي جَوفِكَ ذٰلكَ المَاء فَلمْ تحدّثكَ ذَرّة بمَعْصِيَةِ الله
Jika engkau mempraktekkan saat meminum air dengan cara seperti ini (yang dinukilkan dari cara Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa alihi wa shohbihi wa sallam), ketahuilah selama air itu ada dalam perutmu maka tak akan terjadi di tubuhmu untuk ada keinginan melakukan maksiat walau hanya sebesar biji dzarroh di hadapan Allah.

jika engkau hadapkan *jiwa dan ragamu* kepada Allah,,

Dia akan hadapkan *Rahmat dan cintaNYA* kepada mu

(Hb. umar bn hafidz)

KISAH MALAIKAT DATANG DIDALAM KUBUR

Dulu orang tua pernah bilang,
“Kalau ibu dan ayah sudah tiada nanti, selepas kebumikan, jangan buru-buru balik lagi..
Tunggulah 10 – 15 menit karena di waktu itu, malaikat akan datang.. Jika masih ada anaknya di atas kubur, malaikat akan bertanya kepada arwah dengan nada yang rendah”.

Nabi berkata,
apabila kita dimasukkan ke dalam kubur,
badan kita bersandar dengan batu, tanah dan kain kapan..
Akhirnya dihadapkan ke arah kiblat..
Dibuka muka kita,
pipi kita akan kena tanah..
Duduk dalam kubur menghadap kiblat.

Suami, isteri, anak-anak menangis..
Selepas itu,
diambil papan lalu ditutup..
Tanah pun diturunkan secara perlahan-lahan..
Bila sudah sampai separuh kubur,
tukang kubur pun naik melompat ke atas..
Bila melompat naik ke atas,
tutup..!
Dipijak-pijaknya kubur..

Nabi berkata,
bila berpaling saja muka orang yang mengantar kita ke belakang kubur,
kita mendengar bunyi derapan tapak kaki mereka pulang..
Derapan kaki-kaki mereka kita boleh dengar.. Maka pada saat itulah,
roh kita akan duduk..
Duduknya roh dan kaki melunjur..
Badan tegak.

Maka pada masa itulah,
kita akan memanggil orang-orang yang mengantar kita ke kubur..
Kalau isteri yang antar,
kita akan memanggil isteri kita.

“Dik, jangan tinggalkan Abang.. Dik katanya mau sehidup semati”.

Isteri tak mendengar..
Isteri membawa cerek dengan daun pandan balik sambil lap air mata..
Sayang seperti apa pun isterinya,
dia akan balik..
Suami memanggil, “Dik, jangan balik, Dik.. Tunggu Abang, Pah”
Dia tak kan nengok..
Dia tetap balik.

Selepas itu,
kita akan melihat anak-anak kita balik..
Kita panggil anak-anak,
tapi tak dengar.
Selepas mereka semua pergi,
datanglah dua malaikat..
Yang hitam kedua-duanya..
Yang biru kedua-duanya..
Dan kita dengar langkah kaki malaikat lebih kuat daripada langkah kaki-kaki orang yang balik tadi..
Siap dengar bunyi rantai yang dibawa lagi..
Lagi menakutkan.

Yang tak pernah senyum dan ketawa,
malaikat masuk terus menghadap dan memanggil kita,
“Hai manusia” ..
Malaikat tak berkata,
“Hai ustaz, hai ustazah”.
Malaikat tak menyebut.
Malaikat pun tak kenal kita.
Malaikat tak memanggil hajjah atau haji,
tapi memanggil,
“Hai manusia”.

“Hai manusia, apa pendapat kamu tentang Muhammad bin Abdullah..?”
Itulah pertanyaan dia..
Maka kita akan menjawab,
“Dia itu adalah hamba Allah,
dia adalah pesuruh Allah..
Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad itu pesuruh Allah “
Kalau itulah jawaban kita,
selamatlah kita..
Dia tak bertanya lagi,
“Ma Robbuka..? Ma Nabiyyuka..?”.

Kalau lulus pertanyaan ini,
maka lepaslah pertanyaan-pertanyaan yang lain..
Maka, malaikat tadi mendengar apa yang kita jawab..
Malaikat berkata,
“Kami sudah tahu kamu akan jawab seperti itu.. Kami tanyakan untuk memastikan bahwa kamu orang yang baik”
Maka, kata malaikat kepada kita,
“Tidurlah kamu di dalam kubur ini seperti tidurnya pengantin”.

Maka ahli kubur tadi berkata,
“Pulangkan aku balik ke dunia.. Aku mau balik pada keluargaku.. Aku mau beritahu keadaan aku di kubur.. Tolong antarkan aku balik..!”,
rayu si mati pada malaikat.

Rupanya, orang mati ini mau balik ke dunia bukan mau makan nasi,
bukan mau nonton TV..
Bukan..!
Dia balik sebab mau memberitahu pada anak-anak supaya sholat.

“Wahai anak-anakku dan isteriku, sholatlah.” “Wahai suamiku, sholatlah”.

Tapi malaikat kata,
“Tak boleh balik.. Kamu sekarang berada di alam barzakh.. Kamu tak boleh campur dengan alam dunia”.

Nabi SAW kata,
kalau kamu orang yang baik,
kata Nabi SAW,
akan diluaskan kuburnya seluas 70 hasta,
dilebarkan 70 hasta dan dicerahkan kubur kamu..
Tetapi,
walaupun mayat tak boleh memberitahu kita,
Nabi sudah mengabarkan pada kita..
Itulah untungnya kita menjadi umat Nabi Muhammad SAW.

Sesungguhnya bekal yang paling baik adalah taqwa..
Jagalah sholat kita.

ALLAHU AKBAR.

Rasulullah S.A.W bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari)

Yg bilang aamiin Semoga akhir hidup kita semua ada didalam husnul Khotimah.
Aamiin Ya Robbal’aalamiin.

PENDUDUK SURGA YANG PALING TINGGI

Nabi Musa bertanya, “Seperti apa penduduk surga yang paling rendah?”

Allah berfirman: “Seorang lelaki yang datang setelah penduduk surga semua masuk surga.

Dikatakan kepadanya: “Masuklah ke surga.”

Ia berkata, “Bagaimana mungkin ya Rabbi, sementara semua tempat telah ditempati.”

Allah berfirman, “Ridla kah kamu diberi dua kali lipat kerajaan dunia?

Ia berkata, “Aku ridla ya Rabb.”

Allah berfirman, “Itu untukmu dan lima kali lipat lagi.”

Ia berkata, “Aku ridla ya Rabb.”
Allah berfirman, “Untukmu sepuluh kali lipat lagi.”
Nabi Musa bertanya, “Lalu bagaimana penduduk surga yang paling tinggi?”

Allah berfirman, “Untuk mereka Aku menanam kemuliaan dengan tanganKu. Dan Aku kokohkan ia. Tak pernah ada mata yang pernah melihatnya. Tak ada telinga yang pernah mendengarnya dan tak pernah terlintas pada pikiran.” HR Muslim.

Kenikmatan dunia tak ada setetesnya kenikmatan surga.

Al-FATIHAH UNTUK DIRI SENDIRI

Pernahkah anda menghadiahkan Al-Fatihah untuk DIRI anda sendiri…?

Jika belum, lakukanlah mulai hari ini karena ini adalah makanan yang baik bagi ROH kita, iaitu zikir-zikir dan Al-Fatihah. Ia adalah sebaik² hadiah untuk Ruhani kita.

CARA MENGAMALKANNYA :

Setiap pagi apabila kita bangun dari tidur…

1. “Beri salam” pada diri sendiri dahulu

2. Lalu panggil nama PENUH kita dengan lembut 3 kali

3. kemudian sentuh dada kiri kita ( jantung ) sambil mengucapkan :

” ALHAMDULILLAH “

4. Kemudian katakanlah :
Aku hadiahkan Al-Fatihah ini untuk diriKu sendiri, lahir dan batinku, Yaa Allah jagalah hamba-Mu ini, lindungi hamba-Mu, Jadikanlah hamba Penjemput rezeki Allah yang berlimpahan seperti air sungai yang mengalir tiada hentinya..
Aamiin Ya Allah.

Lalu baca surah” Al-Fatihah 1x.

Lakukan sekarang kerana mungkin sudah lama atau tidak pernah anda menghadiahkan Al-Fatihah pada diri sendiri, lakukan sekarang dan nikmatilah RASAnya…

Rasulullah S.A.W bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.”
(HR. Al-Bukhari)


Aamiin ya Rabbal’alamin

Semoga bermanfaat dunia akhirat. Aamiin.

Kredit Ustaz Ebit Lew

KISAH SEORANG PENGHUTANG DALAM ISLAM

Sekitar 4 Tahun lalu..
Sahabat saya meminjam uang…
Tidak banyak
750 ribu Rupiah…
Dengan alasan untuk Berobat anaknya..
Dan berjanji..
akan dibayar saat Gajian…

Saya berikan..
Dengan Niat menolong..
Sebulan kemudian..
Tibalah saat Gajian…
Saya menunggu…
Dengan harapan..
Sahabat saya Akan melunasinya..

Bulan pertama tak ada kabar..
Hingga bulan ketiga…

Sampai suatu saat..
Saya melihatnya..
Menggunakan Motor Baru (masih kredit) …
Dan Baru saja selesai…
Belanja dimall..
Dengan barang Belanjaan yg cukup banyak..

Keesokan Harinya..
Saya coba hubungi..
Dengan niat menanyakan Kabar..
Namun…
Telfon saya tidak di angkat..
Saya sms…terkirim…
Namun tidak dibalas..
Hingga 5 hari…

Suatu ketika disebuah jalan
Tidak sengaja kami bertemu..
Seperti biasa..
Saya menanyakan kabar..
Dan pada akhirnya saya bertanya..
“Mas..saya butuh uang..
Bisa gak Hutangnya dilunasi segera”
Dengan lemah lembut..
Dan penuh senyuman..

Namun…
Dia membentak saya dengan Kasar…
Seraya berkata:

“KALAU ADA UANG JUGA UDAH DIBAYAR..
GAK PERCAYA BANGET”

lalu dia Pergi….

Sekitar 2 minggu kemudian..
Saya Ke tempat lomba …
Gak sengaja melihat…
Dia sedang mendapat kemenangan sebuah kejuaraan lomba..
Dan ternyata…
Uang yang didapat lumayan besar. .

Berkali kali…
Saya melihatnya Hidup Mewah..
Namun tidak mampu..
Membayar Hutang…

Dan sekarang ..
Sudah 4 tahun lebih…
Sayapun sudah tidak berharap..
Hutang itu akan dibayar..
Karena tiap saya hubungi..
Tidak ada jawaban…
Dan selalu menghindar…

Saat itu ..saya seperti pengemis …
Yg Meminta minta uang saya sendiri…

Sampai disini..
Saya hanya ingin..
Kalian yg memiliki hutang..
Agar segera melunasinya…
Karena..
Kekecewaan Orang yg kalian Hutangi. …
Sama persis seperti yg saya tulis…
Tatkala kalian Menunda nunda..
Dalam membayar hutang…

Hiduplah…
Dengan apa yg kalian Miliki…
Dan Jangan memaksakan diri..
Meraih Kemewahan..
Dengan menyusahkan orang lain..

SEDERHANA dengan HORMAT…

Jauh lebih MULIA…

Dari KEMEWAHAN sebuah PINJAMAN.

KISAH ABU DUJANAH YANG MEMBUAT AIR MATA RASULULLAH MENETES

Pada masa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, terdapat seorang sahabat bernama Abu Dujanah. Setiap usai menjalankan ibadah shalat berjamaah shubuh bersama Baginda Nabi, Abu Dujanah selalu tidak sabar. Ia terburu-buru pulang tanpa menunggu pembacaan doa yang dipanjatkan Rasulullah selesai.

Ada satu kesempatan, Rasulullah mencoba meminta klarifikasi pada pria tersebut.
“Hai, apakah kamu ini tidak punya permintaan yang perlu kamu sampaikan pada Allah sehingga kamu tidak pernah menungguku selesai berdoa. Kenapa kamu buru-buru pulang begitu? Ada apa?” tanya Nabi.

Abu Dujanah menjawab, “Anu Rasulullah, kami punya satu alasan.”

“Apa alasanmu? Coba kamu utarakan!” perintah Baginda Nabi.

“Begini,” kata Abu Dujanah memulai menguraikan jawabannya. “Rumah kami berdampingan persis dengan rumah seorang laki-laki. Nah, di atas pekarangan rumah milik tetangga kami ini, terdapat satu pohon kurma menjulang, dahannya menjuntai ke rumah kami. Setiap kali ada angin bertiup di malam hari, kurma-kurma tetanggaku tersebut saling berjatuhan, mendarat di rumah kami.”

“Ya Rasul, kami keluarga orang yang tak berpunya. Anakku sering kelaparan, kurang makan. Saat anak-anak kami bangun, apa pun yang didapat, mereka makan. Oleh karena itu, setelah selesai shalat, kami bergegas segera pulang sebelum anak-anak kami tersebut terbangun dari tidurnya. Kami kumpulkan kurma-kurma milik tetangga kami tersebut yang berceceran di rumah, lalu kami haturkan kepada pemiliknya.

Satu saat, kami agak terlambat pulang. Ada anakku yang sudah terlanjur makan kurma hasil temuan. Mata kepala saya sendiri menyaksikan, tampak ia sedang mengunyah kurma basah di dalam mulutnya. Ia habis memungut kurma yang telah jatuh di rumah kami semalam.”

Mengetahui itu, lalu jari-jari tangan kami masukkan ke mulut anakku itu. Kami keluarkan apa pun yang ada di sana. Kami katakan, ‘Nak, janganlah kau permalukan ayahmu ini di akhirat kelak.’ Anakku menangis, kedua pasang kelopak matanya mengalirkan air karena sangat kelaparan.

Wahai Baginda Nabi, kami katakan kembali kepada anakku itu, ‘Hingga nyawamu lepas pun, aku tidak akan rela meninggalkan harta haram dalam perutmu. Seluruh isi perut yang haram itu, akan aku keluarkan dan akan aku kembalikan bersama kurma-kurma yang lain kepada pemiliknya yang berhak’.”

Pandangan mata Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sontak berkaca-kaca, lalu butiran air mata mulianya berderai begitu deras.

Baginda Rasulullah Muhammad shallahu alaihi wa sallam mencoba mencari tahu siapa sebenarnya pemilik pohon kurma yang dimaksud Abu Dujanah dalam kisah yang ia sampaikan di atas. Abu Dujanah pun kemudian menjelaskan, pohon kurma tersebut adalah milik seorang laki-laki munafik.

Tanpa basa-basi, Baginda Nabi mengundang pemilik pohon kurma. Rasul lalu mengatakan, “Bisakah tidak jika aku minta kamu menjual pohon kurma yang kamu miliki itu? Aku akan membelinya dengan sepuluh kali lipat dari pohon kurma itu sendiri. Pohonnya terbuat dari batu zamrud berwarna biru. Disirami dengan emas merah, tangkainya dari mutiara putih. Di situ tersedia bidadari yang cantik jelita sesuai dengan hitungan buah kurma yang ada.” Begitu tawar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Pria yang dikenal sebagai orang munafik ini lantas menjawab dengan tegas, “Saya tak pernah berdagang dengan memakai sistem jatuh tempo. Saya tidak mau menjual apa pun kecuali dengan uang kontan dan tidak pakai janji kapan-kapan.”

Tiba-tiba Abu Bakar as-Shiddiq radliyallahu ‘anh datang. Lantas berkata, “Ya sudah, aku beli dengan sepuluh kali lipat dari tumbuhan kurma milik Pak Fulan yang varietasnya tidak ada di kota ini (lebih bagus jenisnya).”

Si munafik berkata kegirangan, “Oke, ya sudah, aku jual.”

Abu Bakar menyahut, “Bagus, aku beli.” Setelah sepakat, Abu Bakar menyerahkan pohon kurma kepada Abu Dujanah seketika.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam kemudian bersabda, “Hai Abu Bakar, aku yang menanggung gantinya untukmu.”

Mendengar sabda Nabi ini, Abu Bakar bergembira bukan main. Begitu pula Abu Dujanah. Sedangkan si munafik berlalu. Ia berjalan mendatangi istrinya. Lalu mengisahkan kisah yang baru saja terjadi. “Aku telah mendapat untung banyak hari ini. Aku dapat sepuluh pohon kurma yang lebih bagus. Padahal kurma yang aku jual itu masih tetap berada di pekarangan rumahku. Aku tetap yang akan memakannya lebih dahulu dan buah-buahnya pun tidak akan pernah aku berikan kepada tetangga kita itu sedikit pun.”

Malamnya, saat si munafik tidur, dan bangun di pagi harinya, tiba-tiba pohon kurma yang ia miliki berpindah posisi, menjadi berdiri di atas tanah milik Abu Dujanah. Dan seolah-olah tak pernah sekalipun tampak pohon tersebut tumbuh di atas tanah si munafik. Tempat asal pohon itu tumbuh, rata dengan tanah. Ia keheranan tiada tara.

Dalam kisah ini, dapat kita ambil pelajaran, betapa hati-hatinya sahabat Rasulullah tersebut dalam menjaga diri dan keuarganya dari makanan harta haram. Sesulit apa pun hidup, seberat apa pun hidup, seseorang tidak boleh memberikan makanan untuk dirinya sendiri dan keluarganya dari barang haram.

Kisah di atas disarikan dari kitab I’anatuth Thâlibîn.

SELAMAT TINGGAL WAHAI DUNIA

🍃🍂Bismillahhirrohmanirrohhim 🍂🍃

🌼 Allohumma Sholli’ala sayyidina Muhammad

💯 Kita semua calon MAYAT yg menunggu giliran kematian TIBA.

🌵 Detik jarum selalu melaju, pelan-pelan meninggalkan kita.
Kita acuh akan detik yg selalu berjalan.
Tak paham dan tak mau mengerti akan detik jarum yg terus meninggalkan kita.
_____________
🌵 Adzan itu indah jika kau berkeliling dunia, kau akan mendengarkan Adzan selama 24 jam.
Tapi telinga ini acuh akan Adzan.
Hati ini menolak panggilan Sholat.
_____________
🌵Pakaian surga seorang muslim kau anggap fanatik.
Sementara kau berdetak kagum melihat tubuh yg mengumbar AURAT.
_______________
🌵Engkau sadar ini akhir Jaman.
Tapi kenapa kau hanya berpikir “aku muslim, dan Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam akan menyelematkanku dari Neraka.
Seperti kau lupa satu hari di akhirat, sama dengan 1000 tahun di dunia.
_________________
🌵Kau anggap sholat hanya penggugur kuwajiban.
Padahal Sholat adalah cara komunikasi dengan Allah Subhannahu Wata’ala.
_________________
🌵Apa yg ingin kau banggakan didunia? Uangmu..? Parasmu…? Ke elokan tubuhmu..? Kepandaianmu…? Tahtamu..?
Knpa kau bersifat langit, sementara kau terbuat dari Tanah…??
_________________
🌵Kau tak tau kapan DAJJAL datang.
Kau tak akan tau cara menghindari dari fitnah DAJJAL. Kalau kau sendiri tidak bertarung dengan nafsumu sendiri sekarang.
_________________
🌵SADARLAH SADAR.
Kita ini Umat dari Nabi Akhir Jaman.
Sadarlah kali bencana akan mulai berdatangan.
Sadarlah orang-orang Dzalim mulai bermunculan.
_________________
🌵Bukalah hati kalian dunia ini FANA.
Dunia hanya sementara,yg kekal di Akhirat.
Sedangkan,Harta,Tahta,dan parasmu tidak berlaku di akhirat. Maka taubatlah sebelum terlambat.
___’_____________
🌵 Sadarlah kau hanya Calon Mayat.
Kita hanya calon Mayat yg menunggu giliran Mati.
Aku bukanlah orang yg Sholehah yg akan lolos dari siksa Neraka,tapi setidaknya aku ingin berusaha lolos.
________________
🌵 Kita tau, kita tak akan sanggup menahan siksa yg paling Ringan di Neraka.
Maka dari itu pelan-pelan TAUBATLAH.

🌵Lihatlah tanda-tanda akhir jaman sudah jelas.
SELAMATKAN diri dan AGAMA kalian.

LELUHUR BAGINDA NABI SAYYIDINA MUHAMMAD SAW YANG WAJIB DI KETAHUI

1. ABDULLAH, sang ayahanda.
Ketika beliau berjalan pada siang hari, aroma misik dan ambar menyebar dr tubuhnya. Dan ketika beliau berjalan pada malam hari, cahaya terang bagaikan lampu memancar dari wajahnya, karena itulah penduduk Mekkah menyebut beliau dgn sebutan Misbahul Harom (lampunya tanah harom).

2. ABDUL MUTHALIB, kakek pertama.
Nama aslinya adalah Syaibatul Hamdi (sehelai uban yg terpuji). Dinamakan begitu karena beliau lahir dalam keadaan mempunyai sehelai uban di rambut kepalanya.
Beliau digelari Abdul Muthalib karena ketika paman beliau yang bernama Muthalib pulang bersamanya dr kota Madinah dan memasuki kota Mekkah, para penduduk melihat cahaya di wajahnya yang memancar ke segala arah. Mereka pun menghampiri Sayyid Muthalib dan menanyakan siapakah anak yang bersamanya tersebut. Sayyid Muthalib menjawab :
“Hadza ‘Abdii” (ini adalah hambaku, maksudnya : keponakanku).
Maka mereka pun berseru :
“Alangkah banyaknya cahaya dari Abdul Muthalib (keponakannya Muthalib), alangkah tampannya Abdul Muthalib.
Beliau wafat di Burman dan dimakamkan di Hajun (daerah Yaman). Beliau wafat dalam usia 140 tahun menurut pendapat yg mu’tamad. Ada yang mengatakan 110 tahun.

3. HASYIM, kakek kedua.
Nama aslinya adalah ‘Amr. Beliau digelari Hasyim (penumbuk) krn beliau pernah menumbuk daging lalu dijadikan Tsarid (makanan org Arab) yang kemudian dibagikan kepada kaumnya ketika musim paceklik.
Ketika beliau berjalan, bebatuan dan pepohonan yang beliau lewati berkata kepadanya :
“Bergembiralah wahai Hasyim, karena sesungguhnya nanti akan lahir darimu seorang Nabi yg akan menjadi penutup para nabi dan para Rasul.”
Para sejarahwan berbeda pendapat mengenai usia hidup beliau. Ada yang mengatakan 20 tahun, ada yang mengatakan 25 tahun.

4. ABDU MANAF, kakek ketiga.
Nama aslinya adalah Mughiroh. Beliau digelari Abdu Manaf (org yg tinggi) karena beliau adalah orang mulia di tengah kaumnya. Ada juga yang mengatakan karena beliau adalah org yang jangkung. Sebelumnya, beliau juga digelari Qomarul Bath-haa (rembulannya tanah Mekkah) krn ketampanannya.
Beliau adalah kakek ketiganya Baginda Nabi, kakek keempatnya Sayyidina Utsman, dan kakek kesembilannya Imam Syafi’i. Beliau wafat di Gaza, Palestina.

5. QUSHOYY, kakek keempat.
Nama aslinya adalah Mujammi’ (pemersatu). Dinamakan begitu karena melalui beliau ALLAH mempersatukan suku-suku keturunan Sayyid Fihr (Quroisy).
Beliau digelari Qushoyy (orang yang jauh) karena beliau pernah tinggal jauh dari sanak keluarganya yang berada di Mekkah. Ceritanya, setelah ayah beliau meninggal, ibu beliau (Fathimah binti Sa’ad) membawanya pergi ke Yaman dan tinggal bersama suku Qudlo’ah.

6. KILAB, kakek kelima (kalau dr garis ibu, beliau adalah kakek keempat).
Nama aslinya adalah Hakim. Beliau digelari Kilab (org yang banyak anjingnya) karena beliau hobi berburu menggunakan anjing pemburu.

7. MURROH, kakek keenam.
Beliau juga kakek keenamnya Sayyidina Abu Bakar. Nasab Imam Malik dan nasab Baginda Nabi juga bertemu di beliau.

8. KA’AB, kakek ketujuh.
Beliau dinamakan Ka’ab (bambu) karena beliau adalah orang yang tinggi/jangkung.
Beliau adalah kakek kedelapannya Sayyidina Umar.

9. LU-AYY, kakek kedelapan.

10.GHOLIB, kakek kesembilan.
Beliau dinamakan Gholib (pemenang) karena beliau selalu dapat mengalahkan musuh-musuhnya.

11. FIHR, kakek kesepuluh.
Nama aslinya adalah Quroisy. Keturunan beliau disebut Jama’ah Qurosyiyyah (golongan Quroisy).

12. MALIK, kakek kesebelas.
Beliau dinamakan Malik (pemilik) karena beliau adalah orang yang memiliki tanah Arab.

13. NADLOR, kakek keduabelas.
Nama aslinya adalah Qois. Beliau digelari Nadlor (org yg elok rupanya/tampan) karena wajahnya memancarkan cahaya.

14. KINANAH, kakek ketigabelas.
Beliau disebut dgn sebutan Kinanah (tukang sembunyi) karena beliau selalu berada di rumah persembunyian di tengah-tengah kaumnya. Ada yang mengatakan karena beliau selalu menyembunyikan (melindungi) kaumnya dan menjaga rahasia mereka.

15. KHUZAIMAH, kakek keempatbelas.
Beliau meninggal dalam keadaan memeluk millah (agama) Nabi Ibrohim AS.

16. MUDRIKAH, kakek kelimabelas.
Nama aslinya adalah ‘Amr . Kunyahnya/julukannya adalah Abu Hudzail. Beliau disebut dengan sebutan Mudrikah (orang yang mengejar sampai dapat) karena suatu ketika untanya melihat seekor kelinci lalu ia lari, kemudian beliau mengejarnya sampai dapat.

17. ILYAS, kakek keenambelas.
Beliau adalah orang yang pertama kali menggiring unta ke Baitul Harom untuk disembelih.
Dari tulang iga beliau terdengar bacaan talbiyah Baginda Nabi seperti bacaan talbiyah yang diucapkan ketika melaksanakan ibadah haji.
Kedudukan beliau di tengah bangsa Arab persis seperti kedudukan Luqman Al Hakim di tengah kaumnya.

18. MUDLOR, kakek ketujuhbelas.
Nama aslinya adalah ‘Amr. Beliau digelari Mudlor (orang yang suka masam/orang yang memikat hati) karena beliau menyukai susu masam, kalau sekarang mungkin disebut yoghurt. Ada juga yang mengatakan karena beliau selalu memikat hati org yang memandangnya. Orang yang memandangnya pasti langsung menyukainya, karena beliau adalah org yang tampan. Beliau juga orang yang paling bagus suaranya di antara kaumnya.

19. NIZAR, kakek kedelapanbelas.
Beliau disebut dengan sebutan Nizar (sedikit dagingnya) karena beliau adalah orang yang berbadan kurus. Di wajah beliau terpancar cahaya kenabian Baginda Nabi.
Beliau adalah orang yang pertama kali menulis kitab berbahasa arab.
Nasab Imam Ahmad bin Hambal dan nasab Baginda Nabi bertemu di beliau.

20. MA’ADD, kakek kesembilanbelas.
Beliau adalah orang yang mempersiapkan strategi perangnya Bani Israil. Jika beliau memerangi musuh pasti beliau menang. Sebagian ahli sejarah mengatakan bahwa beliau adalah Nabi Armiyaa AS.

21. ‘ADNAN, kakek keduapuluh.
Beliau hidup pada zaman Nabi Musa.

Sumber : Kitab Madarijush Shu’ud.
Syaikh Muhammad Nawawi Banten.

KISAH MUTHI’AH SI WANITA SOLEHAH

Nabi Muhammad SAW mempunyai sahabat perempuan bernama Muthi’ah yang sangat taat pada suaminya. Setiap hari, Muthi’ah selalu mematuhi pesan suaminya yang pergi bekerja hingga sore supaya tidak menerima tamu laki-laki.

Melihat ketaatannya pada suami, Nabi Muhammad sangat kagum terhadap sikap Muthi’ah sehari-hari. Seringkali Nabi Muhammad menasehati putrinya Fatimah supaya meniru keteladanan Muthi’ah dalam kehidupan keluarganya.
Suatu hari, Nabi Muhammad berkunjung ke rumah putrinya Fatimah. Nabi Muhammad merasakan sepertinya telah terjadi gesekan antara Fatimah dengan suaminya, Ali Bin Abi Thalib. Sebab, Ali tidak ada di rumah sedang Fatimah kelihatan sedikit murung.

Kemudian Nabi Muhammad mengundang Ali yang sedang menyendiri di masjid untuk mengklarifikasi permasalahan keluarganya. Setelah mendengarkan cerita Ali, Nabi berkesimpulan Fatimah penyebab munculnya permasalahan. Nabi lalu menesahati putrinya supaya sekali-kali berkunjung ke rumah Muthi’ah.
Esok harinya, Fatimah ke rumah Muthi’ah dengan membawa anak kecil laki-laki berumur tiga tahun. Ketika mengetuk pintu, Muthi’ah bertanya,”siapa itu?
“Saya Fatimah, Muthi’ah,” jawab putri Nabi.
“Sama siapa,?” tanya Muthiah lagi. Fatimah pun menyahut. “Saya bersama anak kecil laki-laki.”
Karena ingat pesen suaminya tidak boleh menemui tamu laki-laki, Muthi’ah melarang Fatimah membawa anak kecil tadi. Seketika pula Fatimah memulangkan anak tadi dan kembali lagi ke rumah Muthi’ah.
Ketika masuk rumah Muthi’ah , di depan pintu sudah tersedia meja kursi, sementara di atas pintu terdapat gantungan pakaian, handuk dan menjalin (rotan). “Kamu kok menyediakan barang-barang itu buat apa?” tanya putri Nabi.
“Semua ini untuk menyambut suamiku pulang kerja. Meja kursi untuk istirahat, handuk untuk membasuh keringat suamiku, gantungan buat menaruh bajunya,” jawab Muthi’ah.
“Lalu, rotan itu buat apa?” ujar Fatimah bertanya lagi.
“Sebagai upaya terakhir, bila suami merasakan kurang terlayani saya dengan baik, supaya rotan ini bisa digunakan untuk mencambuk diriku,” jawab Muthi’ah menjelaskan.
Mendengar jawaban tersebut, spontan Fatimah langsung membalikkan badan lari sambil menangis pulang. Dalam hatinya berpikiran menyesali sambil berucap, “apa mungkin saya bisa seperti Muthi’ah?”.
Di sinilah, Muthi’ah adalah sosok perempuan yang mampu menjadi contoh keteladanan bagi istri istri yang shalihah. (Qomarul Adib)
*)

Disarikan dari kisah yang disampaikan KH Sya’roni Ahmadi pada pengajian rutin Tafsir Al Qur’an di Masjid Menara Kudus.

TENTANG MIMPI SEORANG WALI DI PEKUBURAN.

Di dalam mimpi, wali itu melihat roh ahli-ahli kubur sedang mengais-ngais seperti mencari sesuatu.

Tetiba beliau terlihat ada seorang roh ahli kubur yg sudah berusia tua duduk istirahat di atas kuburnya sendiri.

Beliau memutuskan untuk bertanya kepada roh orang tua tersebut:

Sang Wali Bertanya:
Paman, kenapa paman sedang duduk istirahat dengan tenang, sedangkan ramai ahli kubur yg lain sedang mengais-gais rumput di situ…………….?

Roh Organ tua Menjawab:
Jikalau kau mau tahu jawabannya,
esok kau pergi ke pasar dan cari penjual daging yg masih muda di situ, Penjual daging itu adalah anakku sendiri.

Wali tersebut lalu beranjak dari situ dan terjaga dari mimpinya.

Keesokan harinya.
Wali itu mencari penjual daging yang masih muda tersebut di pasar.

Setelah ketemu beliau hanya memperhatikan dari jauh kelakuan penjual daging tersebut.

Selepas penjual daging tersebut menjual dagingnya, dia sambung membaca Al Qur’an.

Sang Wali tadi terkejut lalu mengambil keputusan untuk menjumpai pemuda tersebut.

Sang Wali menyapa dan Bertanya:
Assalammualaikum anak muda….
Saya ada beberapa pertanyaan untuk mu anak muda.

Penjual daging Menjawab:
Waalaikumsalam,
Ya boleh. Apakah pertanyaan itu……….?

Sang Wali Bertanya:
Adakah kamu mempunyai seorang ahli keluarga yang meninggal dunia yang di kubur di kampung ini……………?

Penjual daging Menjawab:
Ya ada. Itu adalah Ayahku.

Sang Wali Berkata:
Aku ada melihat Roh ayahmu dalam mimpiku, Beliau tenang disana.
Apa yg kau lakukan untuk ayahmu wahai anak muda……………..?

Penjual daging Menjawab:
Aku membaca Al-Qur’an dan aku berdoa kepada Allah:
Jika bacaanku itu terdapat pahalanya, aku sedekahkannya untuk ayahku.

Subhanallah…

IKTIBAR DARI KISAH INI:
Kenapa Roh ahli kubur yang lain sedang mengais ngais rumput di situ…………?

JAWABANNYA:
Mereka sedang mencari percikan-percikan doa yang didoakan oleh orang ramai dan lafaz: “Ala kulli muslimin wal muslimat, wal mukminin wal mukminat”.

Mengapa roh orang tua itu hanya duduk istirahat, adalah karena doa anaknya yang selalu dikhususkan untuknya.

PESAN:

Perbanyaklah berdoa untuk kedua orang tua dan saudara kita yang sudah tiada untuk kesenangan mereka di alam barzakh.

Doa seorang anak akan terus sampai kepada ibu bapaknya, terutama anak laki-laki yang mana syurganya di bawah ridho ibunya….

SEMOGA BERMANFAAT AMIIN.

KISAH ISTRI SOLEHA DAN UANG 150 JUTA

Sebelum pulang kantor, sang suami menelpon istrinya, “Sayang, alhamdulillah, bonus akhir tahun dari perusahaan sudah turun, Rp. 150 juta.” Di ujung telpon, sang istri tentu saja mengungkapkan rasa syukurnya, “Alhamdulillah, semoga barokah ya mas”.
Sejak beberapa bulan yg lalu mereka sudah merencanakan beli mobil sederhana untuk keluarga kecilnya. Dan uang yg turun mereka rasa cukup pas sesuai budget.

Namun dalam perjalanan pulang, dia ditelp oleh ibunya di kampung, “Nak, kamu ada tabungan? Tadi ada orang datang ke rumah. Ternyata almarhum ayahmu punya hutang ke dia cukup besar, Rp. 50 juta.” Tanpa pikir panjang, ia pun bilang ke ibunya, “Iya, Bu, insyaAllah ada.” Dalam perjalanan pulang ia pun sambil berpikir, “Nggak apa-apa lah, masih cukup untuk beli mobil yg 100 jutaan. Mungkin ini lebih baik.”

Ia pun melanjutkan perjalanan. Belum tiba di rumah, HP-nya kembali berdering. Seorang sahabat karibnya semasa SMA tiba-tiba menghubunginya sambil menangis. Sahabatnya itu sambil terbata mengabarkan bahwa anaknya harus segera operasi minggu ini. Banyak biaya yg tidak bisa dicover oleh asuransi kesehatan dari pemerintah. Tagihan dari rumah sakit Rp. 80 juta.

Ia pun berpikir sejenak. Uang bonusnya tinggal 100 juta. Jika ini diberikan kepada sahabatnya, maka tahun ini ia gagal membeli mobil impiannya. Tapi nuraninya mengetuk, “Berikan padanya. Mungkin kamu memang jalan Allah untuk menolong sahabatmu itu. Mungkin ini memang rezekinya yang datang melalui perantara dirimu.” Ia pun menuruti panggilan nuraninya.

Setibanya di rumah, ia menemui istrinya dg wajah yg lesu. Sang istri bertanya, “Kenapa, mas? Ada masalah? Nggak seperti biasanya pulang kantor murung gini?” Sang suami mengambil napas panjang, “Tadi ibu di kampung telp, butuh 50 juta untuk bayar utang almarhum bapak. Nggak lama, sahabat abang juga telp, butuh 80 juta untuk operasi anaknya. Uang kita tinggal 20 juta. Maaf ya, tahun ini kita nggak jadi beli mobil dulu.”

Sang istri pun tersenyum, “Aduh, mas, kirain ada masalah apaan. Mas, uang kita yg sebenarnya bukan yg 20 juta itu, tapi yg 130 juta. Uang yg kita infakkan kepada orang tua kita, kepada sahabat kita, itulah harta kita yg sesungguhnya. Yg akan kita bawa menghadap Allah, yg tidak mungkin bisa hilang jika kita ikhlas. Sedangkan yg 20 juta di rekening itu, masih belum jelas, benaran harta kita atau akan menjadi milik orang lain.”

Sang istri pun memegang tangan suaminya, “Mas, insyaAllah ini yg terbaik. Bisa jadi jika kita beli mobil saat ini, justru menjadi keburukan bagi kita. Bisa jadi musibah besar justru datang ketika mobil itu hadir saat ini. Maka mari baik sangka kepada Allah, karena kita hanya tahu yg kita inginkan, sementara Allah-lah yg lebih tahu apa yg kita butuhkan.”

Ya ALLAH…
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal’alamin

Sdh baca Like komen Aamiin dan bagikan dgn Ikhlas !!
.
.
🍃 Rasulullah S.A.W bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari)