Sindiran Kata-Kata Buat Mantan – Manusia tidak bisa terlepas dari yang namanya kecewa dan kesedihan, apalagi jika habis di tinggalkan oleh seorang kekasih yang selama ini di cintainya.

Artikel ini terinspirasi dari beberapa kejadian, dan semua hal bisa di jadikan inspirasi dan di kelola menjadi hal yang positif salah satunya dalam bentuk sebuah tulisan yang bisa membantu orang banyak.

Memang hidup harus terus berlanjut, tetapi semua memang membutuhkan proses yang harus di lewati agar bisa kembali seperti biasa, namun tidak bisa di pungkiri bahwa memang terkadang ingin juga menyapa lewat status-status sindiran.

Kata-Kata Sindiran Buat Mantan Yang Baru Putus

berikut ada beberapa kata-kata yang pas buat kamu yang baru putus dari pacar dan sekarang menjadi seorang mantan.

Kata-Kata Sindiran Galau Buat Mantan

” Terkadang memang kebenaran terasa menyakitkan, namun itulah hidup bahwa semua hal bisa di jadikan sebuah pelajaran yang berarti. “

” Harusnya aku yang disana dampingimu dan bukan dia, harusnya kau tau bahwa cintaku lebih darinya. “

” Tetap tersenyum walaupun di balut dengan sebuah kerinduan “

” Seberapa jahatnya kamu, ataupun kejamnya dirimu. Rasa sayang ini akan tetap selalu ada tanpa berkurang sedikitpun, walaupun terkadang menyakitkan. “

” Semua kebenaran akan terungkap pada waktu yang tepat “

” Buat apa membuat suatu kenangan, jika akhirnya harus melupakan ? Ingatlah bahwa kehidupan tak sebercanda itu. “

” Walaupun hanya sesaat mengenalmu, bagiku itu telah cukup untuk bisa dikenang selamanya. “

” Cinta memang tak harus memiliki, tetapi setidaknya tidak saling menyakiti. “

Kata-Kata Sindiran MoveOn Buat Mantan

” Ternyata hidup ini lebih indah dari perkiraanku, ternyata hidup ini tidak melulu harus tentang cinta-cintaan. “

” Tidak ada salahnya menjadi sendiri, karena semakin banyak teman yang di dapatkan dan bertemu orang-orang baru yang mungkin tidak bisa dilakukan ketika dalam keadaan pacaran. “

” Aku sadar bahwa semua hal yang bermula selalu ada akhir yang harus dilewati, dan semua hal harus melewati proses itu. “

” Belajarlah untuk berdamai dengan hati sendiri, maka semua akan bisa menerima yang telah terjadi, dan sekarang aku harus tetap melanjutkan kehidupan. “

” Jika tidak denganmu, mungkin masih ada harapan dengan orang lain yang lebih bisa membuat segalanya lebih indah. “

” Tidak bisa dipungkiri bahwa memang kasih sayang yang telah kuberikan tulus, namun semua hal itu tidak bisa menjamin bahwa kamu akan tetap bersama denganku. “