Hampir Punah, Apa Itu Ekek Keling, Burung Endemik Indonesia

Ekek Geling atau orang lebih mengenalnya dengan Ekek Keling merupakan salah satu burung endemik Indonesia yang saat ini keberadaanya sulit ditemukan.

Ekek Keling sebelumnya merupakan burug hias, namun dengan seiringnya waktu Ekek Keling kini dijadikan sebagai burung masteran karena suara besetanya yang kencang walaupun tidak serapat burung Cililin.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : 7 Jenis Unta: Klasifikasi, Makanan, Perkawinan, Fakta

Burung Ekek Geling atau Ekek Keling merupakan salah satu jenis burung yang masuk dalam spesies dari famili Corvidae atau keluarga gagak-gagakan, seperti halnya burung cililin.

Ekek geling merupakan salah satu jenis burung endemik yang hidup di hutan-hutan pegunungan dengan ketinggian 500-2000 mdpl.

Terdapat beberapa jenis Ekek Keling yang bisa kita temukan, seperti ekek layongan / common green magpie (Cissa chinensis) yang wilayah Persebaran mereka di Cina,Malaysia, dan Sumatera.

Baca Juga : 5 Hewan Dengan Masa Hidup Paling Cepat, Ada Yang Kurang Dari Sehari

Ekek Keling Jawa/Short-tailed Green Magpie (Cissa thalassina) Yang wilayah persebarannya berada di Jawa Barat dan Ekek Keling Kalimantan/Bornean Green Magpie (Cissa jefferyi) yang persebarannya berada di Kalimantan.

Khusus untuk Ekek Keling Jawa meski belum dalam status dilindungi oleh undang-undang namun jumlah populasi mereka di alam liar cukup memprihatinkan.

Menurut beberapa sumber jumlah mereka dialam diperkirakan hanya tersisa 249 ekor saja pada beberapa tahun yang lalu.

Baca Juga : 8 Jenis Angsa : Klasifikasi, Karakteristik,Jenis, Umur, Perkawinan

Namun kini banyak lembaga-lembaga tertentu dan juga masyarakat dari kalangan penangkar yang mulai menangkar dan mengembangbiakkan burung jenis Ekek Keling Jawa ini dengan harapan untuk meningkatkan jumlah populasi mereka agar tidak terancam kepunahan seperti jenis-jenis lainnya.

Burung ekek keling memiliki ukuran tubuh kurang lebih sepanjang 31 hingga 33 cm (termasuk ekor).

Namun untuk Ekek Keling Layongan ada sedikit perbedaan dengan Ekek Keling Jawa dan Kalimantan yang memiliki ekor pendek dan berbentuk lurus tumpul. Ekek Keling Layongan memiliki ekor yang lebih panjang.

Baca Juga : 14 Ras Kucing Yang Bersahabat Dengan Anjing

Warna bulu pada tubuhnya banyak didominasi dengan warna hijau untuk Ekek Keling muda, sementara Ekek Keling dewasa akan memiliki warna bulu berwarna biru muda.

Sayap lebih luas dan panjang dengan warna coklat tua. Untuk iris mata, Ekek Keling Jawa berwarna merah sementara Ekek Keling Kalimantan berwarna putih.

Terdapar strip warna hitam disekitar mata yang melingkar kepala, memiliki jambul berwarna hijau dengan bulu pendek.

Bagian tungkai lebih panjang dan paruhnya panjang berwarna merah begitupun dengan kakinya berwarna merah.

Untuk makananya sendiri, Ekek Keling merupakan burung pemakan serangga dan hewan-hewan kecil.

Baca Juga : 25 Jenis Monyet Di Seluruh Dunia : Fakta & Klasifikasinya

Pos terkait