contoh soal dan pembahasan memperbaiki kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca – Tulisan yang benar sangat diperlukan untuk mendapatkan cara baca yang tepat serta tidak membingungkan. Melalui artikel ini mari kita sama-sama pelajari gimana sih cara penulisan dan ejaan serta tanda baca yang tepat dan benar.

Melalui beberapa soal ini diharapkan bisa lebih mengetahui ejaan dan tanda baca yang tepat yang mencakup Tanda titik, tanda koma, tanda titik koma, tanda titik dua, tanda hubung, tanda petik, penerapan abjad kapital, abjad miring dan singkatan.

Pembahasan Contoh Soal Dan Pembahasan Memperbaiki Kesalahan Penggunaan Eja Dan Tanda Baca

Soal 1 : Fungsi Pada Tanda Titik

Berikut adalah penerapan atau fungsi tanda titik, kecuali ….
A. Mengakhiri kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan
B. Memisahkan angka, jam, menit, dan detik untuk menunjukkan waktu
C. Diletakkan pada final kependekan nama atau gelar
D. Memisahkan anak kalimat yang menlampaui induk kalimat
E. Diletakkan pada kependekan atau ungkapan yang sudah umum

Pembahasan :

Tanda titik (.) ialah tanda baca yang menjadi salah satu syarat sebuah kalimat yang membedakannya dengan klausa. Berikut beberapa fungsi tanda titik:

1. Mengakhiri kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan
2. Memisahkan angka, jam, menit, dan detik untuk menunjukkan waktu
3. Diletakkan pada final kependekan nama atau gelar
4. Digunakan dalam penulisan daftar pustaka
5. Diletakkan pada kependekan atau ungkapan yang sudah umum6. Memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya

Jadi, yang bukan ialah fungsi tanda titik ialah memisahkan anak kalimat yang menlampaui induk kalimat.

Jawaban : D


Soal 2 : Penggunaan Huruf Kapital

Kesalahan penulisan abjad besar terdapat pada kalimat ….
A. Dea mengajar di sekolah dua kali seminggu.
B. Paman suka membaca surat kabar Analisa.
C. Ayah membeli pisang Ambon untuk kakek.
D. Siang ini Banu akan bertemu dengan Tika.
E. Keluargaku gres datang di Jakarta sore ini.

Pembahasan :
Huruf kapital biasa dipakai pada abjad awal kalimat. Penggunaan abjad kapital lainnya ialah sebagai abjad pertama nama tempat, nama instansi, atau nama orang. Penggunaan abjad kapital pada kata pisang Ambon tidak sempurna alasannya kata Ambon tidak menunjukkan nama daerah melainkan jenis pisang.

Jawaban : C


Soal 3 : Tanda Baca

Pemakaian tanda baca yang benar terdapat pada kalimat ….
A. Karena sedih, adik menangis di kamarnya.
B. Adik dan abang belum pulang, walaupun sudah malam.
C. Ibu membeli nasi, jus, pisang dan jeruk.
D. Murid, dan guru sedang mengikuti upacara bendera.
E. Ban kendaraan beroda empat kami pecah, alasannya itu kami kami tidak sanggup hadir.

Pembahasan :
Tanda baca yang dipakai pada kalimat di atas ialah tanda koma (,) dan tanda hubung dan. Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat kalau anak kalimat ditulis menlampaui induk kalimat. Opsi jawabanan B dan E tidak sempurna alasannya anak kalimat tidak menlampaui induk kalimat.

Pada penerapan tanda hubung ‘dan’, kalau kata yang diterangkan spesialuntuk tediri dari dua kata maka tidak perlu menggunakan tanda koma. Dan kalau kata yang diterangkan lebih dari dua, maka sebelum kata dan harus ada tands koma. Jadi, opsi C dan D juga salah.

melaluiataubersamaini demikian, kalimat yang pemakaian tanda bacanya benar ialah : Karena sedih, adik menangis di kamarnya.

Jawaban : A


Soal 4 : Penggunaan Huruf Miring

Berikut ialah pemakaian abjad miring atau garis bawah yang benar, kecuali ….
A. Menuliskan nama ilmiah
B. Menuliskan ungkapan asing
C. Menuliskan nama atau judul buku yang dikuti dalam karangan
D. Nama instansi atau lembaga
E. Menegaskan bab kata dari sebuah kalimat

Pembahasan :
Berikut beberapa penerapan abjad miring:
1. Untuk menuliskan nama-nama ilmiah
2. Untuk enuliskan ungkapan asing
3. Menuliskan nama atau judul buku yang dikuti dalam karangan
4. Menegaskan bab kata dari sebuah kalimat
Jadi, pemakaian yang tidak benar ialah menuliskan nama instansi atau lembaga.

Jawaban : D


Soal 5 : Penggunaan Tanda Baca

Kalimat di bawah ini yang penerapan tanda bacanya benar ialah ….
A. David, membawakan majalah untuk Kartika.
B. A. Nasution ialah anakdidik yang rajin.
C. Dewi tidak hadir, alasannya berada di luar kota.
D. Temanku Lina masuk rumah sakit candra.
E. Murid itu dihukum, alasannya tidak menggunakan atribut lengkap

Pembahasan :
Penggunaan tanda koma (,) pada opsi jawabanan A, C, dan E tidak sempurna alasannya seharusnya tidak menggunakan tanda koma. Pada opsi jawabanan D seharusnya menggunakan tanda koma sebelum kata masuk dan abjad awal nama rumah sakitnya ditulis abjad kapital.

Jadi, kalimat yang penerapan tanda bacanya benar ialah A. Nasution ialah anakdidik yang rajin. Tanda titik memenag dipakai pada kependekan nama atau gelar.

Jawaban : B


Soal 6 : Penggunaan Tanda Hubung

Berikut ialah pola penerapan tanda hubung (-) yang benar, kecuali ….
A. se-Jawa Barat
B. Tahun 90-an
C. Anak-anak
D. memPHK-kan
E. 5-08-2016

Pembahasan :
Beberapa penerapan tanda hubung:
1. Menyambung suku kata dasar yang dipisahk oleh pergantian baris
2. Menyambung unsur kata ulang, pola : anak-anak
3. Pada bab tanggal, pola : 5-08-2016
4. Merangkai se-, -an, ke-, pola : ke-3, se-Asia, 90-an.

Jadi, pola penerapan tanda hubung yang tidak sempurna ialah memPHK-kan. Seharusnya ialah mem-PHK-kan.

Jawaban : D


Soal 7 : Mengoreksi Tanda Baca

Pemakaian tanda baca yang sempurna terdapat pada ….
A. Dian bertanya: “Siapa gadis itu?”.
B. Rok “canda” sudah tidak terkenal lagi di Indonesia.
C. Lana tinggal di Jalan Hakim, Medan.
D. Rate of inflation, ‘laju inflasi’, di Indonesia mulai menurun.
E. Rina menjuarai perlombaan itu, alasannya rajin beralatih

Pembahasan : 
Pemakaian tanda baca yang sempurna terdapat pada kalimat (B) Rok “canda” sudah tidak terkenal lagi di Indonesia. Tanda petik (“) yang dipakai menuliskan kata yang dipertegas maknanya dan atau mempunyai kata khusus.

Penggunaan tanda baca pada opsi lain tidak sempurna karena:
A. Penggunaan tanda titik dua (:) seharusnya tanda koma
C. Kata jalan ditulis abjad kecil
D. Penggunaan tanda petik dan koma kurang tepat
E. Seharusnya tidak pakai tanda koma

Jawaban : B


Soal 8 : Pemakaian Huruf Kapital

Pemakaian abjad kapital yang benar terdapat pada kalimat ….
A. Deva akan berangkat ke Medan pada Bulan Januari.
B. Di desa itu terdapat banyak Suku Batak.
C. Pepegununganan yang membentang di daratan Sumatera itu berjulukan Bukit Barisan.
D. Semua masyarakat bergembira menyambut Hari Lebaran.
E. Kita harus menggunakan Bahasan Indonesia yang baik dan benar.

Pembahasan :
Berikut penerapan abjad kapital yang tidak tepat:
A. Bulan Januari seharusnya ditulis bulan Januari
B. Suku Batak seharusnya ditulis suku Batak
D. Hari Idulfitri seharusnya ditulis hari Lebaran.
E. Bahasa Indonesia seharusnya ditulis bahasa Indonesia

Jadi, penerapan abjad kapital yang benar terdapat pada kalimat (C) Pepegununganan yang membentang di daratan Sumatera itu berjulukan Bukit Barisan.

Jawaban : C


Soal 9 : Penulisan Kata Bilangan

Penulisan kata bilangan yang benar terdapat pada kalimat ….
A. Dua ratus empat puluh orang tamu diundang dalam pertemuan itu.
B. Dewi membaca novel itu hingga empat kali.
C. 14 orang tewas dalam kecelakaan itu.
D. Perusahaan itu mencari 10 (sepuluh) pegawai baru.
E. Untuk membeli keperluan itu, kami harus menyiapkan uang 1000 an. 

Pembahasan :
Aturan penulisan kata bilangan:
1. Pada awal kalimat ditulis dengan huruf
2. Jika sanggup ditulis dengan satu atau dua kata maka ditulis denga huruf
3. Jika lebih dari dua kata, maka ditulis dengan angka

Berikut opsi yang penulisan kata bilangannya tidak tepat:
A. Seharusnya : Dalam pertemuan itu diundang 240 orang tamu.
C. Seharusnya : Empat belas orang tewas dalam kecelakaan itu.
D. Seharusnya : Perusahaan itu mencari sepuluh pegawai baru.
E. Seharusnya : Kami harus menyiapkan uang 1000-an.

Jadi, penulisan kata bilangan yang benar terdapat pada kalimat (B) Dewi membaca novel itu hingga empat kali.

Jawaban : B


Soal 10 : Pemakaian Tanda Koma

Berikut pola penerapan tanda koma yang tepat, kecuali ….
A. Oleh alasannya itu, ita harus berhati-hati.
B. Jadi, kita akan pergi menggunakan bus.
C. Meskipun begitu, Rina tetap saja marah.
D. Dian tidak suka padamu, alasannya sifatmu yang cuek.
E. Akan tetapi, tidak tiruan orang menyetujuinya.

Pembahasan :
Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antar kalimat yang terdapat pada awal kalimat, termasuk di dalamnya oleh alasannya itu, jadi, lagi pula, meskipun begitu, dan akan tetapi. Penggunaan tanda koma pada kalimat A, B, C, dan E sudah tepat.

Jadi, penerapan tanda koma yang tidak sempurna ialah pada kalimat (D) Dian tidak suka padamu, alasannya sifatmu yang cuek. Seharusnya kalimat tersebut tidak menggunakan koma.

Jawaban : D