Penjelasan Lengkap Tentang Algoritma Dan Pemrograman – Pemrograman sudah menjadi kegiatan yang sangat penting di era teknologi informasi.Program yang berjalan di komputer desktop, laptop, telepon genggam, PDA, dan sebagainya, tidak tercipta begitu saja, tetapi di tulis melalui proses analisis dan perancangan yang cermat.

Sebuah program komputer pada dasarnya mengimplementasikan suatu algoritma. Dengan kata lain, algoritma adalah ide dibalik pemrogram komputer apa pun.Tetapi, tahukah anda apakah algoritma itu ? Apakah Program ?

Ada beberapa bagian yang menjelaskan dan mendeskripsikan tentang Algortiam dan Pemrograman :

Masalah

Masalah Dalam Algoritma
Masalah Dalam Algoritma

Manusia hidup dengan segala masalah yang melingkupinya. Hidup pada dasarnya adalah serangkaian aktivitas menyelesaikan masalah. Dalam Bahasa Indonesia, istilah lain yang sepadan pengertiannya dengan kata “Masalah” adalah “Persoalan” (Problem).

Masalah Adalah Pertanyaan atau tugas yang kita cari jawabannya.

Contoh beberapa masalah dalam kehidupan sehari-hari misalnya :

1.Diberikan setumpuk kartu pasien di sebuah tempat kraktek dokter yang tersusun acak. Setiap kartu mempunyai nomor registrasi pasien. Bagaimana menguturkan kartu-kartu tadi berdasarkan nomor urut pasien sehingga tersusun dengan nomor kecil di atas dan nomor besar di bawah.

2.Diberikan sebuah daftar yang berisi nama-nama mahasiswa baru yang diterima di sebuah perguruan tinggi. Daftar tersebut hanya berisi nomor peserta ujian yang diterima. Carilah apakah seorang calon mahasiswa baru yang nomor peserta ujian nya diketahui terdapat didalam daftar tersebut ? Jawaban dari masalah ini adalah “YA” jika nomor tersebut di temukan didalam daftar, atau “Tidak” jika tidak terdapat di dalamnya.

3.Diberikan daftar nama pejabat baru beserta jumlah kekayaannya. Tentukan pejabat mana yang mempunyai kekayaan paling besar ? Jawaban dari permasalahan ini adalah nama pejabat yang mempunyai kekayaan paling besar.

Tentu masih banyak lagi masalah yang muncul di bidang pekerjaan seseorang. Seseorang pustakawan mempunyai masalah dalam mengelola daftar buku yang dipinjam, seorang statiskawan mempunyai masalah mengolah hasil jajak pendapat, seorang mahasiswa tingkat akhir mempunyai masalah dalam menganalisis hasil eksperimen, dan sebagainya.

Algoritma

Algoritma Adalah
Algoritma Adalah

Untuk masalah dengan instansiasi yang kecil kita dapat menemukan solusinya dengan mudah dan cepat. Bagaimana kalau instansi masalah berukuran besar ? Misalnya pada masalah pengurutan, jika n= 1000 jelas tidak mudah mengurutkan data sebanyak itu.

Oleh karena itu, kita perlu menuliskan prosedur yang berisi langkah-langkah pengurutan sehingga prosedur tersebut dapat “dijalankan” oleh sebuah pemroses (Komputer, manusia, robot, dan sebagainya) untuk menghasilkan solusi setiap instansiasi masalah pengurutan. Kita katakan langkah-langkah pengurutan itu untuk memecahkan masalah. Prosedur yang berisi langkah-langkah penyelesaian masalah disebut Algoritma.

Algoritma adalah urutan Langkah-Langkah Untuk Memecahkan Suatu Masalah.

Terdapat beberapa definisi lain dari algoritma – tetapi pada prinsipnya senada dengan definisi yang di ungkapkan di atas – yang kita kutip dari berbagai literatur, antara lain :

Algoritma Adalah deretan langkah-langkah komputasi yang mentransformasikan data masukan menjadi keluaran.

Algoritma adalah deretan instruksi yang jelas untuk memecahkan masalah, yaitu untuk memperolah keluaran yang di inginkan dari suatu masukan dalam jumlah waktu yang terbatas.

Algoritma adalah prosedur komputasi yang terdefinisi dengan baik yang menggunakan beberapa nilai sebagai masukan dan menghasilkan beberapa nilai yang di sebut keluaran. Jadi, algoritma adalah deretan langkah komputasi yang mentransformasikan masukan menjadi keluaran.

Sejarah Algoritma

Sejarah Algoritma Lengkap
Sejarah Algoritma Lengkap

Algortima adalah jantung ilmu komputer atau informatika. Banyak cabang dari ilmu komputer yang diacu dalam terminologi algoritma,

Misalnya :

  1. algoritma peruteuan (routing) pesan di dalam jaringan komputer,
  2. algoritma brensenham untuk menggambar garis lurus (bidang grafika komputer),
  3. algoritma Knuth-Pratt untuk mencari suatu pola di dalam teks (bidang information retrievel), dan sebagainya.

Jika Di tinjau dari asal usul kata, maka kata “algoritma” sendiri mempunyai sejarah yang cukup aneh. Kata ini tidak muncul di dalam kamus Webster sampai akhir tahun 1957. Orang hanya menemukan kata algorism yang berarti proses menghitung dengan angka Arab.

Para ahli bahasa berusaha menemukan asal kata algorism namun hasilnya kurang memuaskan.

Hingga akhirnya ahli sejarah matematika menemukan asal mula kata tersebut. Kata algorist berasal dari nama penulis buku Arab yang terkenal, yaitu Abu Ja’Far Muhammad Ibnu Musa Al – Khuwarizmi.

Al-Khuwarizmi ternyata menulis buku yang berjudul kitab al jabar wal-muqabala, yang artinya “Buku pemugaran dan pengurangan“.

Dari judul buku tersebut kita memperoleh akar kata dari aljabar “algebra“.

Perubahan dari kata algorism menjadi algorithm muncul karena kata algorism sering di kelirkukan dengan arithmetic, sehingga akhiran -sm berubah menjadi -thm.

Karena perhitungan dengan angka arab sudah menjadi hal yang sudah biasa, maka lambat laun kata algorithm berangsur-angnsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum.

Sehingga kehilangan makna aslinya. Dalam bahasa indonesia, kata algorithm di serap menjadi “Algoritma“.

Penggunakan Algoritma Pertama Kali

Penggunakan Algoritma Pertama Kali
Penggunakan Algoritma Pertama Kali

Pada tahun 1950, kata algoritma pertama kali digunakan pada “Algoritma Euclidean” (Euclid’s algorithm). Euclid, seoranag matematikawan Yunani (lahir pada tahun 350 M), dalam bukunya yang berjudul Element menuliskan langkah-langkah untuk menemukan pembagi bersama terbesar (common greatest divisor atau gcd), dari dua buah bilangan bulat, m dan n (tentu saja Euclid tidak menyebut metodenya itu sebagai algoritma, baru di abad modern lah orang-orang menyebut metodenya itu sebagai “algoritma Euclidean“).

Ciri-Ciri Algoritma

Algoritma mempunyai ciri penting yang harus di perhatikan dan tidak dapat terpisahkan ini merupakan element dari algoritma secara utuh :

  • Algoritma Harus Benar
  • Algoritma Harus Berhenti
  • Algoritma Harus Memberikan Hasil Yang Benar

Menurut Donald E. Knuth dalam bukunya yang berjudul The Art Of Computer Programming, sebuah algoritma harus mempunyai lima ciri penting :

  1. Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
  2. Setiap langkah harus di definisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (ambigous). Pembaca harus mengerti dari maksud dan definisi.
  3. Algoritma memiliki nol atau lebih masukan (input). Masukan ialah besaran yang diberikan kepada lagoritma untuk di proses.
  4. Algoritma mempunyai nol atau lebih keluaran (output). Keluaran dapat berupa pesan atau besaran memiliki hubungan dengan masukan.
  5. Algoritma harus sangkil (effective). Setiap langkah harus sederhana, sehingga dapat dikerjakan dalam sejumlah waktu yang masuk akal.