Pembahasan kali ini menarik karena masih tentang cinta-cintaan, ca elah. Cinta-cintaan banget sih ya topiknya.

Banyak yang terjadi di dalam benak fikiran dan otak gua ketika memasuki usia mau ke 25 tahun, di mana semua permasalahan mulai muncul, mulai dari menjalin hubungan (pacaran) hingga pertemanan.

Gua ngerasa di umur segini tuh seperti kepompong yang berusaha berubah menjadi kupu-kupu.

Itulah sebabnya mengapa wajar sekali di umur 20an ke atas itu rentan banget yang namanya stress, karena memang inilah fase di mana pertumbuhan dan beranjak menjadi manusia yang dewasa secara batin dan umur.

Apakah Pacaran Penting Buat Umur 20an ?

Jawabannya sesuai karakter orang masing-masing, gua di sini ngga bisa menyimpulkan dan memukul rata bahwa semua orang butuh ataupun ngga butuh yang namanya pacaran.

Ada beberapa faktor yang membuat lu ngga terlalu pusing mikirin tentang pacaran , kalo :

  • Lu punya banyak teman main
  • Lingkungan kantor yang ramai dan menyenangkan
  • Teman Lawan Jenis Lu Banyak
  • Menghabiskan waktu bersama teman-teman lawan jenis
  • Fokus Sama Bisnis/Karir
  • Memang Ga Mau Komitmen Dulu

Lu Bakal Mikir Bahwa Pacaran Itu Penting Kalo :

  • Lu Ga Punya Temen Lawan Jenis Yang Banyak
  • Lingkungan lu itu-itu aja
  • Lu Ngerasa Kesepian
  • Tiap Gabut Bingung Mau Ke Siapa
  • Tidak Fokus Kepada Pekerjaan/Karir
  • Mau Komitmen Dengan satu Orang

Ya menurut gua itu sih, ada beberapa faktor yang mempengaruhi, gua pun pernah berada di dua situasi itu, di mana ada di saat titik yang namanya pacaran itu ngga penting.

Dan di sisi lain, pacaran itu menurut gua sangat penting, karena jika tidak komitmen kepada satu orang, maka akan sulit untuk berbuat sesuatu agar tetap fokus pada tujuannya.

Menurut gua, pacaran itu penting karena jujur itu bisa membuat semangat tersendiri dan memberikan energi positif dan lu bakalan tau harus lari kemana ketika down,kecewa dan merasa sendiri.

Berbeda dengan lu jomblo dan tidak punya pacar, ketika lu kecewa dengan sesuatu hal, lu bakalan nyari pelampiasan yang nanti ujung-ujungnya malah berbuat hal yang tidak baik, misalnya :

  • Main Cewe/Cowo
  • Mabuk-mabukan
  • Free S*x
  • Bertemu Lawan Jenis Yang Tidak Tepat (Hanya memanfaatkan lu)
  • Ujung-ujungnya nyesel

Itu sih, menurut pengalaman dari gua, ketika lu tidak punya tempat sandaran kemana harus mengadu, lu akan jauh lebih frustasi dan merasa tidak ada yang support lu sama sekali, hingga akhirnya banyak hal negatif yang akan menimpa lu.

Kesimpulan

Jadi apakah pacaran itu penting di umur 20an tahun ke atas ?

jawabannya ya, menurut gua sih penting, tapi mungkin sebagian orang tidak terlalu mementingkan hal ini karena ingin mencari orang (yang siapa tau, ada lebih baik nanti ketemu).

Semua tergantung pribadinya masih-masing, selama janur kuning belum melengkung jadi semua hal sah-sah aja, sebenarnya ketika ikatan pacaran itu hanya wadah untuk mencari ke cocokan.

Jadi belum ada ikatan resmi yang mengharuskan kita harus benar-benar menghabiskan waktu sepenuhnya buat pasangan.

Tapi balik lagi ke pribadinya masing-masing, apakah sudah ada komitmen untuk serius atau tidak.

Jika tidak maka yaudah, let it flow aja, ngalir ikuti alurnya jalan cerita cinta yang sebagaimana mestinya.

Tapi ketika sudah mempunyai komitmen, ya harusnya sebisa mungkin saling menjaga perasaan agar tidak ada kehilangan satu sama lain.