Apa Itu Metaverse Dan Siapa Yang Punya Metaverse?

  • Whatsapp
Apa Itu Dan Siapa Yang Punya Metaverse

Apa Itu Metaverse Dan Siapa Yang Punya Metaverse? – Hanya dalam hitungan hari, sejak mark zuckerberg mendeklarasikan komitmennya membangun metaverse, Satya Nadella CEO Microsoft mengumumkan rencana pembangunan metaversenya sendiri.

Jelas facebook bukan satu-satunya perusahaan yang ingin menguasai metaverse, banyak perusahaan lain yang siap berperang untuk menguasai lapak-lapak di platform virtual yang digadang akan menjadi masa depan dari internet itu.

Bacaan Lainnya

Dalam artikel ini kita akan mengexplorasi perusahaan mana saja sih yang telah membangun metaversenya sendiri, kemudian menukik dan membahas peran penting microsoft dalam mengakselerasi hadirnya metaverse dalam keseharian kita.

Apa Itu Metaverse ?

Metaverse adalah seperangkat ruang virtual yang dapat anda ciptakan dan jelajahi dengan orang lain yang tidak berada di ruangan fisik yang sama dengan anda.

Simpelnya metaverse itu adalah sebuah dunia virtual yang kita semua bisa hidup,bermain dan bekerja didalamnya.

Perlu difahami metaverse tidak dimiliki atau dibangun oleh satu perusahaan saja, sama seperti internet metaverse merupakan sebuah platform bersama yang semua orang dapat membangun dunia virtualnya sendiri diatasnya.

Kita sebagai pengguna dapat berpindah-pindah dari satu dunia ke dunia lainnya, sama seperti sekarang kita bisa pindah dari satu layanan online ke layanan online lainnya.

Maka penting bagi perusahaan yang akan membangun dunianya dalam metaverse untuk menjadi first mover, yaitu masuk lebih dahulu dan menarik sebanyak mungkin pengguna awal untuk hidup didalamnya.

Dengan begitu dunia ciptaanya akan menjadi default world, menjadi rumah tinggal dan tempat bermukimnya para pengguna, sementara dunia-dunia lain yang datang belakangan hanya menjadi tempat rekreasi saja.

Dengan begitu peluang perusahaan first mover yang masuk duluan untuk bisa mengeruk keuntungan lebih banyak dari pengguna, akan jauh lebih besar dibandingkan perusahaan yang datangnya belakangan.

Siapa Yang Punya Metaverse ?

Perusahaan mana sajakah yang sedang bergerak membangun metaverse ?

Jika kita baca artikel-artikel yang ada diinternet, banyak sekali perusahaan yang ingin mengembangkan dunia metaverse, namun ada 5 perusahaan raksasa yang ingin menguasai Metaverse lebih dahulu dan ingin memilikinya.

1. Kandidat Pertama Facebook (Meta)

Yang pertama jelas facebook yang sudah mengubah namanya menjadi Meta untuk menunjukan komitmennya membangun metaverse.

Facebook juga siap menggelontorkan dana 10 miliar USD, atau setara 140 triliun rupiah tahun ini untuk membangun metaverse miliknya.

Metaverse milik facebook atau meta ini nantinya bisa kita akses melalui perangkat VR miliknya bernama Oculus.

Anda dapat menjadi siapapun dan apapun yang biasa anda lakukan didalam kehidupan nyata dan bahkan lebih didalam dunia metaverse.

Walaupun gagasan tentang metaverse sudah lama ada, namun tidak bisa dipungkiri bahwa facebooklah yang membuat metaverse jadi pembicaraan semua orang.

Sayangnya saking ambisiusnya metaverse versi mark zuckerberg ini, kita baru benar-benar bisa menikmatinya dalam waktu 1 dekade mendatang.

2. Kandidat Kedua Epic Game

Epic adalah perusahaan dibalik fenomena video game fortnite sebuah permainan pertempuran online gratisan dengan berbagai mode permainan.

Saat ini fortnite sudah berkembang lebih dari sekedar permainan online. Fortnite sudah menjadi platform sosial dimana para pemain dapat bergaul,berpesta,menonton konser virtual, hingga menghadiri peluncuran film StarWars terbaru, bersama sang direktur JJ ABRAMS.

Selain dapat mendandani avatar mereka dengan kostum yang unik, para pemain juga dapat membangun pulau dan permainan mereka sendiri.

Epic juga memiliki mesin game yang bernama unreal yang telah digunakan untuk mengembangkan banyak game-game populer saat ini.

Banyak kalangan menilai bahwa fortnite merupakan representasi yang paling dekat dari sebuah metaverse.

3. Kandidat Ketika Roblox

Kebanyakan orang melihat roblox sebagai sebuah permainan online, roblox lebih dari itu.

Roblox adalah sebuah platform global tempat jutaan orang berkumpul bersama setiap harinya, untuk membayangan,membuat dan berbagi pengalaman satu sama lain di dunia tiga dimensi dengan buatan mereka sendiri.

Dengan definisi itu, jelas bahwa roblox merupakan sebuah versi dari metaverse. Bahkan founder roblox David Baszucki mengatakan bahwa sejak diluncurkannya, roblox sudah bertujuan untuk memberi pengguna dan pengembang cara menciptakan dunia digital.

Akhir-ahir ini david menyebutkan bahwa nantinya para pengguna dapat berbelanja dan menjalankan bisnis didunia roblox.

Saat ini roblox sudah memiliki ekonomi virtual sendiri yang didukung dengan mata uang robux miliknya.

4. Kandidat Keempat Nvidia

Nvidia merupakan perusahaan pembuat chip komputer yang sangat terkenal ini membangun nvidia omniverse, yakni sebuah platform terbuka yang mudah dikembangkan dan digunakan untuk kolaborasi virtual dan simulasi fisik 3d yang akurat secara realtime.

Para kreator,desainer,peneliti dan insinyur dapat menghubungkan alat desain,aset dan proyek untuk berkolaborasi dan melakukan iterasi dalam dunia virtual bersama-sama.

Omniverse yang saat ini sudah bisa digunakan untuk menciptakan digital twins dari dunia nyata diyakini akan menjadi alat yang sangat penting untuk digunakan dalam membangun dunia kita dalam metaverse.

5. Kandidat Kelima Microsoft

Microsoft merupakan perusahaan yang bergerak dibidang perangkat lunak terutama untuk pengembangan OS windows dan MS Office serta perangkat lunak penting lainnya.

Microsoft kini tengah serius mengembangkan metaverse versinya sendiri. Dalam event Microsoft Ignite 2021 yang hanya berselang beberapa hari semenjak facebook mengumumkan mengubah nama perusahaanya menjadi META, SATYA NADELLA memaparkan visi metaverse yang tengah mereka bangun.

Berbeda dengan visi facebook dan juga seperti yang kita duga, microsoft fokus membangun metaverse untuk kontek perusahaan atau enterprise.

Tujuannya mendorong produktifitas para karyawan. Nah banyak pihak yang menilai bahwa microsoftlah dan bukan facebook yang akan pertama kali membawa kita masuk kedalam metaverse.

Siapa Yang Akan Jadi Pemenang Metaverse?

Berbeda dengan facebook (meta) yang ingin melompat langsung ke virtual reality dengan mengembangkan horizon workroom dan horizon world yang bisa diakses melalui headset oculus miliknya, microsoft justru memilih untuk membangun metaversenya secara lebih membumi dan gradual.

Alih-alih menunggu teknologi VR menjadi mainstream dan platform metaverse benar-benar bisa mewujud, Microsoft justru memilih untuk menggunakan teknologi yang kini sudah umum digunakan oleh banyak orang.

Selain itu facebook (meta) berambisi mengubah gaya hidup kita secara total dengan masuk kedalam ciptaanya ke dalam metaverse.

Nah kalau microsoft lain, justru microsoft berinisiatif membawa metaverse kedalam dunia kita saat ini. Anda hanya perlu menggunakan mesh yang disebut sebagai gerbang microsoft ke metaverse.

Microsoft mesh adalah platform mix reality yang dimaksudkan untuk mempermudah kolaborasi. Solusi ini rancang untuk memungkinkan pengguna untuk berkolaborasi dilokasi fisik dan virtual secara lebih efektif.

Dalam Microsoft mesh, anda dapat berbagi ide dengan anggota tim dimanapun mereka berada. Dan sensor dapat melacak gerakan handa, sehingga anda dapat berinteraksi dengan konten digital seolah-olah anda sedang menyentuhnya secara bersama-sama dikehidupan nyata.

Nah kerennya adalah untuk menggunakan mesh anda hanya membutuhkan smartphone,laptop atau pc anda saat ini. Tidak memerlukan headset yang berat dan mahal.

Tentu saja jika anda mau bisa menggunakan beragam pilihan headset AR atau VR yang sekarang sudah tersedia dimana-mana.

Lalu bagaimana dengan Google atau Apple?

Apakah kedua pusar raksasa itu enggak ikut bersaing membangun metaverse? CEO Google sundar pichai melihat masa depan Google ada di mesin pencari dan kecerdasan buatan bukan di metaverse.

Google sudah pernah melakukan beberapa upaya yang ternyata kurang berhasil dalam mengembangkan produk virtual dan meluncurkan Google glass yang gagal total secara fenomenal.

Sementara Apple sepertinya lebih fokus mengembangkan teknologi Augmented Reality bukan virtual reality tapi Ya tentu saja kita tidak tahu apa sih yang Apple sedang kembangkan? Sampai kita melihatnya nanti saat peluncurannya bisa jadi Apple akan jadi Kuda hitam yang menyalip di tikungan ditengah pertempuran menguasai metaverse.

Kesimpulan

Untuk saat ini metaverse masih menjadi abu-abu dan tanda tanya besar siapa yang akan berkuasa dan perusahaan mana yang akan kita jadikan rujukan metaverse. Semoga dengan adanya informasi ini dapat menambah wawasan dalam seputar dunia metaverse.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.