5 Fakta Rindu Yang Harus Kamu Tau, Begini Fakta Ilmiahnya

Apa itu rindu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah keinginan yang kuat untuk bertemu.

Namun bagaimana rasanya, kata Dilan sih jangan rindu karena berat biar aku saja.

Bacaan Lainnya

Namun secara ilmiah, dikutip dari YouTube Zona Wanita berikut 5 fakta tentang rindu yang mungkin sulit dipercaya.

1.Hormon tubuh berubah

Tahukah bahwa berjauhan dengan seseorang, menyebabkan proses pembentukan beberapa hormon di tubuh berubah.

Itulah sebabnya rindu terjadi. Menurut Clarissa Silva, selain estrogen dan testosteron, tubuh akan memproduksi hormon dopamine serotonin dan oksitosin.

Ketika seseorang sedang jatuh cinta, maka tubuh akan dengan mudah memproduksi hormon tersebut.

Sebaliknya, saat berjauhan produksi hormon tersebut akan mereda.

Inilah sebabnya terjadi rasa rindu, serta keinginan untuk bertemu seseorang yang dicintai.

2. Membahayakan kesehatan

Hati-hati, kecanduan rindu bisa berbahaya untuk kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Kenapa itu bisa terjadi?. Salah satu hormon yang berpengaruh terhadap rindu adalah serotonin, yang salah satu perannya adalah pengendali stres.

Nah ketika rindu berlebihan, akan menyebabkan perasaan tidak bahagia dan semakin stress emikirkan orang tersebut.

Sayangnya, orang tidak sadar bahwa stress akan menyebabkan banyak dampak negatif untuk keseharian dan kesehatan.

Diantaranya susah fokus, emosi menjadi tak terkendali, sulit melindungi dari serangan penyakit, dan mempengaruhi hormon yang lain.

Dampak nyatanya adalah peningkatan produksi hormon cortisol yang menyebabkan otak bekerja aktif melawan penyebab stres.

Inilah yang akan berdampak ke kualitas tidur yang rendah.

3. Mempengaruhi hubungan

Ini penting diketahui, bahwa rindu yang terlalu dalam dapat mempengaruhi sebuah hubungan.

Pernah gak kalian sangat rindu seseorang yang membuat kalian marah-marah tidak jelas?

Hari ini baru saja ketemu, malamnya sudah rindu, besok paginya rindu lagi, dan hampir tidak pernah untuk tidak merasakan rindu.

Hal ini bisa membuat pasangan atau orang terdekat menjadi kepikiran dan menjadikan ia tidak fokus dengan rutinitas pekerjaannya.

Selain itu, selalu rindu membuat pasangan tidak memiliki jeda untuk saling merindukan hingga keduanya akan menyadari tidak ada perbedaan mana yang rindu sebenarnya dan hanya sekadarnya.

4. Jangan berlebihan

Rindu itu wajar tapi jangan sampai berlebihan. Sesekali rindu itu wajar dan dapat menjadi perekat dalam suatu hubungan.

Namun jangan sampai rindu itu berlebihan, dan menimbulkan efek negatif berkepanjangan.

Akan lebih baik jika disibukkan dengan kegiatan apapun, agar terhindar dari terlalu sering rindu kepada orang tersayang.

5. Isi waktu jadi solusi

Berpikir dan beraktivitas kreatif dapat menjadi obat rindu, untuk kembali menghadirkan hormon dopamin.

Bisa kita lakukan dengan berpikir dengan berkreasi, sebab dengan itu otak akan senantiasa digunakan dan bisa menimbulkan perasaan bahagia.

Waktu luang yang banyak dan tidak melakukan apa-apa, bisa menimbulkan ingatan kepada orang terdekat.

Jadi, mengisi waktu dengan kegiatan adalah solusi efektif.

Itulah 5 fakta ilmiah tentang rini. Jadi kalau sedang rindu jangan sampai berlebihan.

Semoga rindumu dan Rindunya bisa bersatu dan menguap di dalam kebersamaan.

Pos terkait